• Contact
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Hadits Online

Ilmu Tanpa Amal Ibarat Pohon Tanpa Buahnya

  • DROPDOWN MENU
Home » Arba'im An Nawawi » Berkata Baik Atau Diam

Berkata Baik Atau Diam

Posted by Hadits Online on Rabu, 15 Februari 2012
Label: Arba'im An Nawawi
Berkata Baik Atau Diam - Hallo sahabat Hadits Online, Pada Bahasan kali ini adalah Berkata Baik Atau Diam, mudah-mudahan bahasan Arba'im An Nawawi, yang kita ulas kali ini dapat memberi manfaat bagi kita semua. .

Berkata Baik Atau Diam
Berkata Baik Atau Diam

Baca juga


Berkata Baik Atau Diam


Hadits Ke-15


Dari Abu Hurairoh rodhiallohu ‘anhu, sesungguhnya Rosululloh sholallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda: “Barang siapa yang beriman kepada Alloh dan hari akhirat, maka hendaklah ia berkata baik atau diam. Dan barang siapa yang beriman kepada Alloh dan hari akhirat, maka hendaklah ia memuliakan tetangganya. Dan barang siapa yang beriman kepada Alloh dan hari akhirat hendaklah ia memuliakan tamunya.” (HR. Bukhori dan Muslim)
Kedudukan Hadits
Hadits ini merupakan hadits yang penting dalam bidang adab. Makna hadits ini telah tercakup di dalam hadits ke-12.
Hak Alloh Dan Hak Hamba
Pada hadits di atas menunjukkan ada 2 hak yang harus ditunaikan, yaitu hak Alloh dan hak hamba. Penunaian hak Alloh porosnya ada pada senantiasa merasa diawasi oleh Alloh. Di antara hak Alloh yang paling berat untuk ditunaikan adalah penjagaan lisan. Adapun penunaian hak hamba, yaitu dengan memuliakan orang lain.
Menjaga Lisan
Menjaga lisan bisa dilakukan dengan 2 cara, yaitu dengan berkata baik atau kalau tidak mampu maka diam. Dengan demikian diam kedudukannya lebih rendah dari pada berkata baik, namun masih lebih baik dibandingkan dengan berkata yang tidak baik.
Berkata baik terkait dengan 3 hal, seperti tersebut dalam surat An-Nisa’: 114, yaitu perintah bershadaqoh, perintah kepada yang makruf atau berkata yang membawa perbaikan pada manusia. Perkataan yang di luar ketiga hal tersebut bukan termasuk kebaikan, namun hanya sesuatu yang mubah atau bahkan suatu kejelekan. Pada menjaga lisan ada isyarat menjaga seluruh anggota badan yang lain, karena menjaga lisan adalah yang paling berat.
Memuliakan Orang Lain
Memuliakan berarti melakukan tindakan yang terpuji yang bisa mendatangkan kemuliaan bagi pelakunya. Dengan demikian memuliakan orang lain adalah melakukan tindakan yang terpuji terkait dengan tuntutan orang lain.
Batasan Tetangga Dan Tamu
Tetangga menurut syariat adalah sesuai dengan pengertian adat, artinya kapan secara adat dinilai sebagai tetangga maka dinilai sebagai tetangga juga oleh syariat. Kaidah menyatakan semua istilah yang ada dalam syariat dan tidak ada batasannya secara syariat dan bahasa maka pengertiannya dikembalikan kepada adat.
Batasan tamu yang wajib diterima dan dilayani adalah jika dia tidak memiliki kemampuan untuk mencari tempat untuk tinggal atau untuk makan. Jika mampu maka hukumnya sunnah. Adapun batasan lamanya adalah 1 hari 1 malam, sempurnanya 3 hari 3 malam.



Kita baru saja membahas Berkata Baik Atau Diam

Seperti itulah Berkata Baik Atau Diam yang kita bahas kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. sampai jumpa di kajian hadits berikutnya.

Anda tengah mengkaji Berkata Baik Atau Diam dengan alamat link https://e-bloghadits.blogspot.com/2012/02/berkata-baik-atau-diam.html

0 Response to "Berkata Baik Atau Diam"

← Posting Lebih Baru Posting Lama → Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

Kajian

  • 1100 Hadits
  • Arba'im An Nawawi
  • KITAABUN NIKAH
  • Shahih Bukhari
  • Shahih Muslim

Sering di Baca

  • Keutamaan Zikir
  • Maut dan Kematian
  • Kitab Nazar
  • Perintah Takut Kepada Allah
  • Perintah Berpegang Pada Ad-Diin-Nya
  • Ibadah
  • Bid'ah dan Kesesatan
  • Keutamaan Do'a
  • Seruan dan Peringatan Allah Ta'ala
  • Mencintai milik orang lain seperti miliknya sendiri
Diberdayakan oleh Blogger.

Contact | Privacy Policy | Disclaimer
Copyright 2017 Hadits Online. All Rights Reserved.